Tuesday, April 21, 2026

Maaf Pak Sapardi

Maaf Pak Sapardi,

Aku sepertinya belum bisa mencintainya dengan sederhana

Aku tidak bisa menjadi kayu yang tak sempat mengucapkan apapun pada api

Justru akulah si api itu, yang membakar seluruh diam sehingga berkobarlah kata-kata



Maaf Pak Sapardi,

Aku sepertinya belum bisa mencintainya dengan sederhana

Aku tidak bisa menjadi awan yang tak sempat memberikan isyarat apapun

Justru aku adalah awan yang menciptakan badainya sendiri, lalu hancur karena ketiadaan



Maaf Pak Sapardi,

Sepertinya aku belum bisa mencintainya dengan sederhana

No comments:

Post a Comment

Seorang pekerja kantoran kelas rendahan yang suka ngobrol.