Maaf Pak Sapardi,
Aku sepertinya belum bisa mencintainya dengan sederhana
Aku tidak bisa menjadi kayu yang tak sempat mengucapkan apapun pada api
Justru akulah si api itu, yang membakar seluruh diam sehingga berkobarlah kata-kata
Maaf Pak Sapardi,
Aku sepertinya belum bisa mencintainya dengan sederhana
Aku tidak bisa menjadi awan yang tak sempat memberikan isyarat apapun
Justru aku adalah awan yang menciptakan badainya sendiri, lalu hancur karena ketiadaan
Maaf Pak Sapardi,
Sepertinya aku belum bisa mencintainya dengan sederhana
No comments:
Post a Comment