Thursday, August 1, 2013
Tertawalah, Cinta!
Bolehkah aku menikahi tawamu? Karena cinta yang tertawa, adalah segalanya.
*Special to Ji Hyo. Tawamu, tak ada yang mengalahkan.
Titik Dua, Kurung Buka
Sayang, jika terpaksa engkau menangis karenaku, menangislah dengan bersuara.
Karena tangisan tanpa suara, adalah keadaan yang seharusnya tak pernah ada.
Kita Sama Sama Bersedia Bodoh
Duduk berdua denganmu, 30 menit, dan kamu tidak disitu. Kamu bersama dengan dia yg meninggalkanmu. Ternyata kita berdua sama sama bodoh ya?
Kamu menunggu dia yg meninggaalkanmu, aku menunggu kamu yg bahkan tak tahu nama belakangku.
Aku memang sebodoh keledai yg jatuh di lubang sama dua kali. Tapi jika di lubang itulah kamu ada, biarkan aku jatuh disitu jutaan kali lagi.
Lima Detik Saja Cukup
Sisakan senyummu padaku nanti malam.
Sedikit saja. Sisakan itu untukku, agar aku tahu aku masih milikmu.
Tak perlu banyak2.
Hanya sedikit sungging senyummu.
Lima detik saja cukup.
Karena mataku mudah percaya akan apa yg dilihatnya.
Telingaku juga percaya apapun yg didengarnya.
Lalu, biar kuberitahu hatiku untuk pura2 tidak tahu, bahwa kau tak pernah bersamaku, sejak pertama kau beri senyum semu itu padaku.
Wednesday, November 7, 2012
Ada Tuhan Tadi
Ada Tuhan di kerut keningku tadi.
Bersama kulum senyum ini, ia disini tadi.
Seiring Vaka yg lirih, senyum dan kerut keningku semakin menjadi.
Ya, ada Tuhan tadi disini
Monday, November 5, 2012
Aku Hanya Ingin Satu
Aku ingin mendengarmu berkata rindu
Bukannya aku meragukan kesungguhanmu,
tetapi akankah lebih indah jika kata kata rindumu itu berjalan pelan lalu menyelinap masuk telinga kananku setiap malam sebelum kita mulai bercumbu?
Berada di jagad sunyi tidak membuatku gentar akan apapun
Semua menjadi berbeda ketika kamu datang memeluk kesunyian itu
Kamu tahu tahu masuk ke kehidupanku dan walau aku tak bisa mendengar, kau tetap nyaring berkata
“Aku tak peduli keaadanmu, karena yang yang kucintai hanya kamu, persetan dengan keadaan”
Ya, tahu tahu kamu datang mengobrak abrik jagad sunyiku
Bukannya aku ragu akan kesungguhanmu
Hanya aku ingin, sekali saja mendengar kata rindumu.
Sekali saja untuk tahu seberapa besar rindu itu kau berikan padaku
Isyaratku Untuk Mencintaimu
Dari segala macam keadaan yg membatasi.
Dari segala sisi pikiran yg tak berani.
Aku ingin berjumpa.
Mari kita berbicara.
Mata bertemu mata, mulut bertemu telinga.
Biarpun aku tak fasih berkata kata, kau mau untuk memahami bukan?
Sekarang aku tahu,
Kekuatan kata tak akan berguna, jika tak ada yg memahaminya.
Kekuatan kata tak akan berguna, jika tak ada makna di dalamnya.
Lihat mataku, lihat gerak tanganku.
Aku mencintaimu.
Bukan dengan kata.
Bukan dengan suara.
Aku mencintaimu, hanya dengan cinta.
Kobar Ende, 040912
Subscribe to:
Posts (Atom)