Malam tadi, matamu bulan
Ditutupi kabut yang kubuat sendiri
Kata-katamu dingin malam
Yang kupersilakan tampil walau tidak ada di daftar acara
Sembari duduk dipinggiran doa
Aku sibuk menerka prasangkaku sendiri
Apakah ini babak awal sebuah luka?
Yang lagi-lagi kupersilakan tampil walau tidak ada di daftar acara
Sunday, December 24, 2023
Daftar Acara
Friday, December 22, 2023
Monokromasi
Merangkaimu dengan lukisan tidaklah mudah
Aku harus menyesuaikan bentuk dan warna
Sesuai keegoisanku, dan se-defensif keegoisanmu
Satu-satu warna kupilih
Kuletakkan pelan-pelan diatas canvas keyakinan
yang semakin hari semakin pudar
Namun,
Rangkaian ini tetap akan kulukis
Dengan kuas doa dan tinta harap
Seiring pendar pukul lima, aku melukis wajahmu
Dengan tinta warna warni
Walaupun aku tahu betul, aku buta warna
Thursday, December 21, 2023
Tatap Muak
Aku mencoba melukis matamu sebagai nadi di dalam pembuluh kata-kataku
Aku melukis dengan kuas doa dan tinta harap
Ternyata hasilnya kotor, menjijikkan dan membuatku muak
Friday, December 15, 2023
Rengkuh
Aku pernah memelukmu
Memasukkan semua unsur tubuhmu kedalam
tubuhku dalam sekali rengkuh
Tidak menyisakan sedikitpun spasi
Dalam peluk kusyuk dan panjang ini
Aku pernah memelukmu
Menahanmu untuk susah bernafas karena terlalu
erat tubuh kita saling berpagut
Tak meyisakan sedikitpun detik
Karena kita sama sama tahu
Ini tak akan berlangsung selamanya
Aku pernah memelukmu sekali rengkuh
Mencintaimu sekali jadi
Hingga aku harus mendefinisikan ulang peluk
Karena kau tak ada lagi
Thursday, December 30, 2021
Desiderium
Aku menulis penyesalan
Kata per kata, kalimat per kalimat, rasa per rasa
Yang masih sama seperti bilangan tahun kali pertama
Aku menulis penyesalan
Dialamatkan kepada yang katanya tahu semua
Bahwa kepalaku terlalu besar untuk dimahkotai senyummu
Aku menulis penyesalan
Kepada jauh yang bukan jarak
Yang seharusnya bisa ditempuh dua atau tiga masa
Aku menulis penyesalan
Maaf,
Aku tak terlalu keras mengejarmu
Saturday, October 24, 2020
Adu Rindu
Wong ini cinta, Cah Ayu.
Ndak buat diadu, ndak.
Jangan seakan-akan kalau aku ndak bilang rindu, itu berarti aku ndak cinta, ndak.
Yang bagian tanya udah makan apa belum, kemarin pulang jam berapa, vitaminnya udah diminum belum, itu bagianmu saja.
Bagianku, tak yang ndak sering-sering bilang rindu, tapi kalau kamu ndak kasih kabar setengah hari saja, pingin itu tak gigit trotoar depan rumah.
Wong ini tuh cinta, Cah Ayu.
Cintaku ini kuat, kayak Mike Tyson.
Kamu ndak akan menang, ndak.
Friday, October 9, 2020
Aku Melukismu
Aku memikirkanmu saat sedang melukis kebebasan
Aku langit dan kau elang
Matanya, matamu ketika sedang cemburu